Langsung ke konten utama

Bilangan Kuantum





Bilangan Kuantum (dalam fungsi gelombang) adalah bilangan yang memiliki makna khusus dalam menjelaskan keadaan sistem kuantum. Bilangan-bilangan kuantum dapat memberikan deskripsi keadaan elektron dalam atom.

Bilangan kuantum terdiri dari :

Bilangan kuantum utama (n) mendeskripsikan ukuran dan tingkat energi orbital. Semakin besar nilai n, maka semakin besar ukuran orbital dan semakin tinggi tingkat energinya. Nilai n yang diperbolehkan adalah bilangan bulat positif (1, 2, 3, dan seterusnya). 
KulitKLMN
Nilai n1234
contoh:
n=1 elektron berada pada kelopak K;
n=2 elektron berada pada kelopak L;
n=3 elektron berada pada kelopak M;
n=4 elektron berada pada kelopak N; dan seterusnya

Bilangan kuantum azimuth (l) 
bilangan ini mendeskripsikan bentuk orbital. Nilai bilangan kuantum azimut atau "" ini bergantung pada nilai bilangan kuantum utama atau "n" . Untuk nilain tertentu,  mempunyai nilai bilangan bulat yang mungkin dari 0 sampai (n-1). Bila n-1, hanya ada satu nilai  yakni . Bila n=2, ada dua nilai , yakni 0 dan 1. Bila n=3, ada tiga nilai , yakni 0,1, dan 2. Nilai-nilai  biasanya ditandai dengan huruf s, p, d, f   

0123
Nama orbitalspdf
Bilangan kuantum magnetik (ml) adalah suatu harga yang menyatakan banyak dan posisi atau orientasi orbital. Bilangan kuantum magnetik (m) membagi bilangan kuantum azimut menjadi orbital-orbital. Jumlah bilangan kuantum magnetik (m) untuk setiap bilangan kuantum azimut (l) dimulai dari m = – l sampai m = + l .

Hubungan bilangan kuantum utama (n), bilangan kuantum azimuth (l), dan bilangan kuantum magnetik (m)


















Bilangan kuantum spin (s) menunjukkan arah putaran atau spin atau rotasi sebuah elektron pada sumbunya. Arah rotasi elektron bisa searah jarum jam (clockwise) atau berlawanan arah dengan jarum jam (anticlockwise). Oleh karena itu diberi nilai ± 1/2. Arah rotasi yang searah jarum jam diberi notasi + 1/2 atau simbol ↑ . Sedangkan yang berlawanan arah dengan jarum jam diberi notasi – 1/2 atau ↓ . Bilangan kuantum spin merupakan dasar pengisian elektron dalam orbital .

Elektron mengelilingi sumbunya menimbulkan medan magnet

Elektron mengelilingi sumbunya menimbulkan medan magnet.

Elektron-elektron yang ada dalam atom tidak mungkin berada dalam keadaan yang sama persis antara satu atom dengan atom lain. Keberadaan elektron dalam atom bersifat khas. Prinsip ini dikemukakan oleh Wolfgang Pauli, 1925 (dikenal Pauli). Pauli mengusulkan postulat bahwa sebuah elektron dapat berada dalam dua kemungkinan keadaan yang ditandai dengan bilangan kuantum spin + 1/2 atau – 1/2, atau dengan kata lain setiap orbital hanya dapat ditempati oleh maksimal dua elektron dengan spin yang berbeda.



----------------------------------------------------------------------------------------------

Terimakasih sudah berkunjung di blog saya, semoga bisa bermanfaat untuk semuanya :) 



Komentar

  1. Nice..ditunggu postingan selanjutnyaa

    BalasHapus
  2. Sgt bermanfaat terimakasih

    BalasHapus
  3. Makasih ya kak sangat bermanfaat, ditunggu postingan selanjutnya!

    BalasHapus
  4. Terima kasih yaa materi nya sudah bagus namun kurang jelas bagi saya

    BalasHapus
  5. Ditunggu postingan selanjutnya ya kk

    BalasHapus
  6. Informasi yang sangat membantu...
    Kembangkan lagi...

    BalasHapus

Posting Komentar